Arsip Blog

SEJARAH DEBET KREDIT


SEJARAH DEBET KREDIT

Konsep akuntansi tata buku berpasangan menganut sistem debet kredit. Untuk mendirikan sebuah usaha (menghidupi usaha) ada dua cara yang dapat dilakukan :
Memperoleh pinjaman (berhutang) untuk modal usaha
Modal sendiri atau modal kemitraan
Di awal sejarah pembukuan modern (setelah era barter), ketika telah ada transaksi jual dan beli oleh manusia.  Di era tersebut manusia memulai usahanya dan memperoleh dana berasal dari pinjaman (berhutang) kepada si kaya. Pada perkembangannya pihak yang berhutang (yang menerima uang pinjaman) disebut Debitur, sedangkan yang memberikan hutang (pemilik uang) disebut sebagai Kreditur.
Kemudian, baik debitur maupun kreditur melakukan pencatatan sebesar komitmen yang disepakati yakni diukur dalam satuan mata uang. Dengan kata lain yang dicatat oleh debitur akan sama dengan yang dicatat oleh kreditur.

Kemudian lebih dikenal dan berkembang menjadi persamaan berikut :
Dari transaksi tersebut, debitur menerima uang dan mengakui adanya hutang kepada kreditur, sehingga berkembang menjadi
Uang tunai = hutang
Dari sini diperoleh persamaan akuntansi I :

%d blogger menyukai ini: