Category Archives: Sejarah

Asal Usul Bendera Indonesia


Benderah Merah Putih Bendera Indonesia

Bendera Negara Republik Indonesia, yang secara singkat disebut Bendera Negara, adalah Sang Saka Merah PutihSang Merah PutihMerah Putih, atau kadang disebut Sang Dwiwarna (dua warna). Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.

Read the rest of this entry

Iklan

Sejarah Bulpen (Pena)


Sejarah Bulpen

bulpenTak mudah memang untuk menentukan sejak kapan manusia mengenal pena. Ada dugaan yang menyebut bahwa manusia pertama kali menggunakan tatah (besi yang ditajamkan) yang sering dipakai untuk menulis dan menggambar di atas batu atau lempengan logam dan merupakan generasi pertama dari pena. Konon, baru pada tahun 1.000 SM terjadi revolusi alat tulis saat Cina memakai kuas rambut sebagai alat tulis. Kuas itu menggunakan tinta kering dari jelaga atau arang yang penggunaannya seperti cat air.

Read the rest of this entry

Sejarah Kontrasepsi dan Keluarga Berencana


KBPengendalian kelahiran telah ada sejak awal keberadaan manusia. Metode pengendalian kelahiran pada masa itu terbatas pada berpantang dan penarikan penis (senggama terputus).  Beberapa suku primitif mungkin melakukan aborsi dan pembunuhan bayi untuk mengendalikan kelahiran yang tidak diinginkan. Praktik pembunuhan bayi (terutama bayi perempuan) bahkan diabadikan di kitab suci dan dikutuk sebagai perbuatan keji. Read the rest of this entry

Sejarah Jajak Pendapat atau Survey


jajakpendapat Jajak Pendapat adalah survei mengenai pendapat atau pandangan yang dilakukan dengan menggunakan teknik sampel. Jajak pendapat biasanya dirancang untuk mendapatkan gambaran tentang pandangan-pandangan suatu populasi dengan mengajukan serangkaian pertanyyaan kepada beberapa orang yang dianggap mewakili populasi dan kemudian menyimpulkan jawaban-jawabannya sebagai gambaran dari kelompok yang lebih luas. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: