Monthly Archives: Juli 2010

Rukun Iman


RUKUN IMAN
(ada 6 perkara)

Pertama
Percaya Kepada Allah SWT.

Kedua
Percaya kepada Malaikat.
Nama-nama malaikat:
1. Malaikat Jibril (Menurunkan wahyu kepada tiap-tiap Rasul)
2. Malaikat Mikail (Menurunkan hujan dan membagi rizki)
3. Malaikat Israfil (Meniup sangkakala pada hari kiamat)
4. Malaikat Izrail (Menyabut nyawa sekalian makhluk)
5. Malaikat Roqib (Menulis amal kebajikan)
6. Malaikat Atid (Menulis perbuatan jahat)
7. Malaikat Munkar (Memeriksa di dalam kubur)
8. Malaikat Nakir (Memeriksa di dalam kubur)
9. Malaikat Ridhwan (Mengurus Syurga)
10. Malaikat Malik (Mengurus Neraka)

Ketiga
Percaya kepada kitab-kita yang diturunkan Allah kepada Rasul-Rasul.
1. Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa a.s
2. Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Dawud a.d
3. Kitab Injil diturnkan kepada Nabi Isa a.s
4. Kitab Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad s.a.w.

Keempat
Pecaya keapda rasul-rasul.
25 orang rasuk yang disebut dalam Al-Qur’an:
1. Nabi Adam a.s
2. Nabi Idris a.s
3. Nabi Nuh a.s
4. Nabi Hud a.s
5. Nabi Shalih a.s
6. Nabi Ibrahim a.s
7. Nabi Luth a.s
8. Nabi Ismail a.s
9. Nabi Ishaq a.s
10. Nabi Ya’cub a.s
11. Nabi Yusuf a.s
12. Nabi Ayub a.s
13. Nabi Syua’ib a.s
14. Nabi Musa a.s
15. Nabi Harun a.s
16. Nabi Ilyasa’ a.s
17. Nabi Zulkifli a.s
18. Nabi Dawud a.s
19. Nabi Sulaiman a.s
20. Nabi Ilyas a.s
21. Nabi Yunus a.s
22. Nabi Zakaria a.s
23. Nabi Yahya a.s
24. Nabi Isa a.s
25. Nabi Muhammad s.a.w.

Kelima
Pecaya pada hari kiamat.

Keenam
Percaya pada taqdir Allah.

Sumber: buku AWALLUDDIN Sifat Dua Puluh, MA. Jaya.

Iklan

Hukum Syar’i


Mungkin Semua suda tahu hukum syar’i, anak SD pun bias tetapi kita semua manusia khilaf dan lupa itu sudah menjadi fitra saya sendiri sudah hampir lupa.

Hukum Syar’i terbagi 7 bagian:

1. Wajib atau Fardhu
Merupakan suatu hal yang musti dilakukan atas diri tiap-tiap orang Islam laki-laki atau perempuan, barang siapa mengerjakannya mendapat pahala dan siapa yang meninggalkannya mendapat dosa/siksa. Contoh: Shalat lima waktu.

2. Sunat
Suatu perintah yang tidak diberatkan untuk dikerjakan dan sangat dianjurkan, siapa yang mengerjakannya mendapat pahala dan siapa yang meninggalkannya tidak berdosa. Contoh: Shalat rawatib, membaca Al-Qur’an, berzikir.

3. Haram
Sesuatu yang dilarang dalam agama, siapa yang mengerjakannya mendapat dosa/siksa dan siapa yang meninggalkannya mendapat pahala. Contoh: Minuman keras, main judi, menipu dan sebagainya.

4. Makruh
Suatu yang dibenci dalam agama, siapa yang mengerjakannya tidak berdosa dan siapa yang meninggalkannya mendapat pahala. Contoh: makan makanan yang menyebabkan mulut berbau.

5. Mubah atau halal
Suatu yang tidak terlarang dalam agama, siapa yang mengerjakannya dan meninggalkannya tidak berdosa. Contoh: minum kopi, minum teh dan sebagainya.

6. Shah atau Shahih
Lengkap syarat dan rukunnya, misal: didalam melakukan puasa dan shalat baik yang fardhu ataupun yang sunat semua dikerjakan.

7. Bathal atau bathil (rusak)
Rusak amal perbuatan, jika mengerjakan ibadah kurang syarat dan rukunnya.

Sumber: buku Awalludin Sifat Dua Puluh, M.A. Jaya

%d blogger menyukai ini: